Halaman

I Admit it,, He's My Inspiration,, :)

     Aku bener-bener berharap cowokku ga iseng-iseng amat sampai"dia membuka blog ini, minimal postingan ini lah,,, dan aku benar-benar berdoa, semoga dia ga tertarik dan tidak akan pernah tertarik oleh hal-hal random yang aku tulis. Bukannya apa, bukan karena aku takut dia curiga atau apa, hanya saja, dilihat dari sisi manapun, mana ada cowo yang mau mengikhlaskan pacarnya buat mengidolakan cowo lain. Dan mana bisa dia menerima kalimat "this is pure inspired, not like I love him or anything,,". Tetep aja dalam pikirannya, dia akan berfikir negatif.
      Harus aku akui,, *sebenarnya amat sangat berat menyatakan ini*, aku terinspirasi olehnya, aku termotivasi olehnya. Makanya aku berani mengakui, dia inspirasiku. eittt,, tunggu dlu,, inspirasi dalam bidang apa dlu ni,, maksudnya inspirasi dalam berkarya di bidang IT. Berhubung spesialisasiku di multimedia, makanya, aku terinspirasi olehnya untuk berkarya di bidang grafis. Entah itu still image, atau 2D Animation,, *untuk sementara, aku ga tertarik move on ke 3D animation*.
      Kalian tau, pada awalnya, aku berfikir dengan sangat sombong, bahwa aku sudah "lumayan" dalam bidang yang ku kuasai. Awalnya, aku berfikir, bahkan orang secerdas apapun, ga mungkin bisa menguasai semuanya. Oleh karena itu, buat apa aku capek"mempelajari hal lain, di saat aku tau persis orang-orang di sekitarku, rekan kerjaku, memiliki kemampuan yang superb di bidangnya. Buat apa aku bersusah payah bersaing dengannya yang sudah hebat? Buat apa aku belajar hal yang belum tentu bisa aku kuasai sepenuhnya? Buat apa aku lelah untuk mencapai hal yang belum tentu juga bisa menjadi lebih baik dari yang lain? Akhir dari kebimbangan-kebimbangan tersebutlah, yang memaksaku membuat kesimpulan. "Semua orang mempunyai kelebihan masing-masing, ga ada satu orang pun yang bisa menguasai semuanya,," Dan, here I am, Terlahirlah orang picik khas Indonesia, yang ga mau berusaha, karena dari awal sudah punya pandangan negatif terhadap diri sendiri.
     Itu yang aku yakini dari awal. Tapi ada seseorang yang menghancurkan keyakinan itu. Ga secara langsung sih,, *haha,, bahkan ke-eksistensi-an ku di mata dia aja musti di ragukan, gimana dia bsa berinteraksi langsung sma aku?* Dia cuma sering memperlihatkan motivasinya sebagai seorang profesional. Yang membuatku ga habis pikir, kapanpun, dimana pun, aku selalu melihat orang tersebut belajar, yah,, ga selalu juga sih,, tpi kebanyakan. Sepertinya satu kemampuan saja itu ga cukup buat dia. Padahal ya, aku aja sangat kagum dengan kemampuannya. Bakatnya terutama. Klu teknisnya sih, ya kurang lebih sama. Tapi justru bakatnya yang buat aku kagum, karena aku ga dilahirkan dengan bakat bsa memadu padankan warna dengan baik. Dan bahkan orang yang seperti itu pun masih mengeksploitasi kemampuan dirinya? Sangat Luar Biasa, kekagumanku padanya menjadi berkali lipat. Melihat dia berusaha itu lah yang membuatku mulai terciprat oleh semangatnya,, menumbuhkan motivasi, dan akhirnya aku terbakar rasa iri padanya. Yang anehnya justru menjadi semangat buat aku untuk terus berkarya.
     Dan, emang butuh waktu lama, untuk bsa merubah pikiran di kepalaku yang serba keras. memang perlahan, tapi pasti. Motivasiku untuk segera berkembang muncul. Pertanyaan"pesimis kemarin hilang digantikan pandangan-pandangan optimis,,, Kalau aku bisa berkembang, kenapa aku harus menahan diri? Kalau aku masih bsa menjadi lebih baik lagi, kenapa aku harus puas pada posisi ini? Kalau memang dilahirkan mempunyai kelebihan masing-masing, dan ga bisa memiliki semuanya, kenapa nggak kita berusaha memiliki satu atau dua atau bahkan tiga kelebihan lagi?? Dan kalau memang masih bisa berjalan, kenapa kita harus diam? Kenapa harus takut kepada masa depan yang belum tentu berakhir buruk atau kesia-siaan??Hidup adalah perjudian, perjudian dimana kita pertaruhkan hasil di masa depan, pada saat ini yang sedang kita jalani. Salah memasang taruhan, pasti hasilnya berbeda. Aku ga mau menjadi pecundang yang bahkan tidak berusaha. Lebih baik aku menjadi pecundang di saat aku sudah mengerahkan segala daya upaya yang aku punya. Dari pada menjadi pecundang dari awal, aku memilih menjadi pecundang di akhir. 
     Ha !!! Rasa terima kasih tak terkira kepadanya. Entah sejak kapan, ternyata aku memang mengaguminya, dan secara tidak sadar, dia telah menginspirasiku. Aku ga akan kalah darinya, aku pasti buktikan, aku juga bisa kok berkembang lagi, aku masih muda, yang jelas ga akan kalah dari dia. Mungkin, tidak menutup kemungkinan, aku akan berada pada derajat yang sama dengannya suatu saat nanti. Dan jika saat itu tiba, aku pasti bilang padanya, "Aku bisa sampai di sini, karena kamu telah menginspirasiku. Terima kasih banyak.". :)

NB: Mudahan ga ada yang tau yang lagi q bicarain ini siapa,, XD

Bonus :
Sebuah image processing *setelahsekianlamavakum*
menggunakan Adobe Photoshop CS3
dan Tutorial dri www.entheosweb.com.

theme : light storm

theme : abstract watercolor