Laman

Study Tour 2013 : Having Fun With OSIS SMKTI Airlangga Samarinda

Terkadang, kepuasan kita akan sesuatu itu, menjadi tolak ukur tersendiri untuk Tuhan mengabulkan segalanya. Contohnya saja saya. Anggap saja , trip ke Pantai Tanjung Harapan kemarin memenuhi setengah cangkir kepuasan saya terhadap laut. Namun, masih belum memuaskan hasrat saya untuk bercengkrama dengan lingkungan sekitar pantai. Saya lebih fokus ke si ganteng, how to get a better picture, dan lain sebagainya. Allah tahu itu, dan saya diberikan kesempatan lain untuk menikmati desiran air laut, hembusan angin dan riuhnya berlarian di pantai. Yep, I'm coming back, Beach.
Kali ini mungkin memang bukan sepenuhnya perjalanan untuk bersenang-senang. Namun pada akhirnya saya tetap bersenang-senang. Bagaimana tidak? Tujuan utama memang tugas dinas menemani anak OSIS sekolah buat study banding dengan SMK Airlangga Balikpapan. Judulnya aja sih studi banding, tapi kebanyakan ya having fun. Apalagi, tugas saya hanya sebagai "pendamping", berarti bukan termasuk yang harus mengikuti semua jadwal-jadwal itu kan? *eh, yang kalimat terakhir boleh dilupakan?*

Jadi, 15 hingga 16 Juni 2013, saya berpetualang di kota tetangga. Balikpapan. Gak usah ngebahas tentang kotanya, boleh? Ntar jadi panjang. Kita bahas tentang perjalanannya aja yaa. Oke, Pagi di hari Sabtu itu, saya berangkat dari rumah dengan semua perlengkapan perang saya. Iya, saya bawa si Ganteng itu gak bakal dilupain. Soalnya, katanya ntar disore harinya bakal ada hunting foto. Maklum belum pernah ikut yang begituan.


Sekitar pukul 11.00 WITA, saya dan rombongan dalam satu bis tiba di SMK Airlangga Balikpapan. Kegiatannya seperti biasa, setelah disambut, sedikit sambutan dan kemudian makan siang. FYI aja, waktu itu suasana lagi bener-bener gak bersahabat. Panasnya luar biasa. Gerahnya juga. Memang hawa kota yang dekat laut itu jauh lebih panas biasanya. Kemudian, setelah makan siang dan memastikan murid-murid menempati tempat tidurnya masing-masing, saya dan rombongan guru lainnya pergi ke penginapan kami. Hotel Budiman seingat saya. Dan, nyawa saya seketika itu selamat. Terpujilah manusia yang menciptakan AC.

Setelah beristirahat sejenak, mandi dan dandan cantik, saya dan para guru lain siap ke pantai Kemala. Kami tiba duluan disana, karena anak-anak masih prepare dari SMK Airlangga Balikpapan. Waktu menunggu ini, saya gunakan untuk kembali nyobain si Ganteng. Oia, ada yang belum saya ceritakan. Jadi, ternyata si ganteng bertindak agak susah diatur itu gegara lensanya berjamur. Damn. Pantesan fokusnya suka lari, trus susah banget dapetin foro yang ga blur. Masalahnya adalah lensanya jamuran sodara-sodara. Dan untungnya, jamurnya hanya di bagian luar. Jadi, masih bisa dihilangkan. Setelah ini, saya berjanji akan merawat kamera ini lebih baik lagi. Hiks.

Oke, kembali ke Kemala Beach. Karena hari itu adalah Weekend, banyak keluarga-keluarga yang bermain disana. Saya mencoba mengabadikan betapa ekspresifnya anak-anak saat bertemu dengan laut. Dan saya sadari, sepertinya untuk menangkap gerak-gerik mereka, saya butuh lensa baru. Lensa 18-55 mm ini tidak dapat mengcover beberapa hal yang saya mau. Yap, ternyata benar. Nasihat dari beberapa teman itu benar. Setelah mempunyai sebuah kamera, selanjutnya jangan pernah berfikir kalau pengeluaran akan sampai disitu saja. Pasti butuh pengembangan disana sini, dan saya benar-benar butuh lensa tele dan fix. :|

Little Boy, With His Own World
Ekspresif!!
Sekitar satu jam setelah saya puas bermain-main dengan ekspresi orang-orang yang sedang bercengkrama dengan pantai, anak-anak mulai datang. Dan kegiatan dilanjutkan dengan narsis bersama. Haha,, kadang masih sering ditanyain, yang mana yang guru yang mana yang murid, kelakuan sama aja soalnya. :p

OSIS SMK TI Airlangga
Dengan Jump Style Squad Airlangga
Jam 18.00 kami semua sepakat untuk kembali dan mempersiapkan diri buat acara malam hari. Saya kembali ke hotel dengan hati riang dan perut lapar. Biasalah, penyakit manusia hiperaktif mah gitu emang. Gampang lapernya. Dihotel, kami sudah ditunggu oleh rombongan kloter kedua. Yep, akhirnya guru-guru berkumpul semua. Yang tadinya cuma 3 orang, sekarang jadi banyak. Hehe.

Setelah semuanya siap, kami kembali ke SMK Airlangga Balikpapan. Dan acara malam hari, gagal total sodara-sodara. Karena saat itu Balikpapan Padam Listrik. Denger-denger satu Kalimantan Timur kena pemadaman. Entah ada kerusakan apa yang jelas di Twitter ramailah orang mulai memaki-maki PLN *seperti biasanya*. Samarinda sendiri baru nyala listriknya di pagi hari, sedangkan di Balikpapan, sekitar pukul 23.00 WITA udah nyala. Ga adil kan? iya bener, gak adil.

Akhirnya, setelah lampu padam, acara malam hari diganti menjadi Bon Fire Festive. Bikin api unggun di tengah lapangan dan games-games kecil bikin seru. Tapi, saya tetap ngerasa gak nyaman. Apa jadinya hawa sepanas itu ditambah api unggun. Ah,, saya mau kembali ke hotel. Hiks.

Ada kejadian aneh sih dikit waktu malam itu. Si Firly cerita kalau dia ngeliat sesuatu yang gak sepatutnya dilihat. Dan ada siswa SMK Airlangga Balikpapan yang kesurupan. Saya orang yang paling ga peka sama hal-hal macam begitu tapi cukup takut dan sedikit penasaran. Entahlah, padahal cuma ngeliatin tanpa maksud ke siswa yang kerasukan itu, tapi kemudian saya merinding berkali-kali. Sampai saya dengar cerita Firly, tiba-tiba merinding dasyat, dan punggung saya terasa berat. Seperti ada yang nusuk, rasanya kaya masuk angin, nyesek gitu. Langsung deh kepikiran, ini mau dikerjain juga. Tapi, setelah saya bilang "Gak usah ganggu-ganggu saya. Ntar ketularan jomblo loh,," eh ilang deh. Hahahaha,, nggak deh, bercanda. Saya baca-baca Ayat Kursi beberapa kali sampai keadaan normal lagi. My first abstral moment :p

Besok paginya, saya, Mba Yuni dan Mba Apri diajak sama Bu kepala jalan-jalan di lapangan merdeka. Ternyata rame banget karena ada CFD gitu disana. Alhasil, kami yang memang ga niat olah raga, malah jalan-jalan cari makan. Dan, kembali berhunting foto di pantai. Kami masuk ke helipad dan langsung menuju pantai di belakang Banua Patra. Saya cukup kagum dengan pantai yang bersih, airnya jernih dan tidak teralu banyak sampah. Selain itu, diujung pantai ada batu-batu karang yang mirip-mirip dengan tanah Lot di Bali. Wew, serasa beneran di Bali. Kangen sama batu karang dan deburan pantai yang kaya gini. Gak nyangka juga kalau di Balikpapan ada tempat kaya gini selain di Melawai.

Ini sebagai gambaran kehimungan saya menemukan batu karang di Balikpapan. Beberapa Foto sepertinya lebih bisa mengungkapkan perasaan dibanding kata-kata. :)

Ini dia Hidden Beach-nya
 



Narsis boleh kan #uhuk
Landscape diambil dari tebing batu
Puas foto-foto di sana, kami kembali ke Hotel untuk Check Out. Yak, perjalanan kami berakhir. Terakhir kami akan menyambangi Pirates Carribean Water Park dan setelah itu langsung pulang. Ini bener-bener seperti wisata air bagi saya. Dan saya benar-benar bersenang-senang. Bisa melihat sisi baru dari Balikpapan, yang ternyata juga bisa Macet, Mati lampu dan Banjir seperti Samarinda, bahkan ada beberapa spot yang saya pikir saya tidak akan melihatnya di Balikpapan, ada disana.

Perjalanan ini berakhir setelah saya puas bermain di Water Park. Dua kali meluncur dari wahana yang paling besar, menurut saya cukup membuat saya puas. Waktu yang terbatas dan terik matahari yang gak karu-karuan itulah yang membuat saya terpaksa puas. Siapa juga yang rela kulitnya belang cuman gara-gara berenang? :p


Wahana di Carribean Water Park
Tapi, kelelahan itu terbayar lah. Perjalanan ini worthed karena dilakuin rame-rame dan sebagian besar gratis. Bahkan dapat honor. #pfft. Tapi, saya tetap kangen Samarinda. Samarinda dengan segala keruwetannya. Memang benar, senyaman-nyamannya kota tetangga, tetap lebih nyaman kota sendiri. Bahkan baru menginjakkan kaki di Loa Janan-pun sudah disambut dengan sunset yang indah. Ah, kotamu memang indah, tapi kotaku tiada duanya. :))

Sunset :)
Sepertinya ini bukan cerita tentang study tour yak? Ini lebih ke perjalanan saya di kota orang. Iyap, karena cara belajar saya adalah seperti ini. Saya belajar banyak dengan terus menyerap setiap sudut keindahan Tuhan. Supaya apa? Supaya bisa lebih banyak bersyukur. Dan intinya, ini blog bebas kan? Terserah saya sih mau masukin tulisan apa juga. :p