Laman

Resolusi 2012 - Sesuatu yang Tertunda VS Sesuatu yang Baru. Hidup Revolusi!

     Tepat pukul 00.00 WITA semalam, berada di tengah kerumunan orang"yang antusias akan warna warni cerah menghiasi langit malam, lantunan bait lagu Katty Pery - Fireworks langsung terngiang di otakku. Dan aku pun hanya memandang kagum ke langit, sambil meyakinkan dalam hati bahwa 2011 sudah berganti menjadi 2012.

Entah ada sedikit pikiran menggelitik yang ada di dalam otakku, euforia dan kebahagiaan bersatu meyakinkan bahwa akan banyak sekali petualangan-petualangan seru dan mendebarkan di luar sana. Di angka 2012. Antusias dan ketidak sabaran membuatku tersenyum simpul, dengan disertai sedikit rasa takut akan ketidak pastian di depan, aku merasakan sebuah dorongan gairah baru. Benar, tidak ada yang akan tau, apa yang akan terjadi nanti.

Sama unpredictable-nya seperti setahun yang lalu. Memandang langit dengan senyum dan euforia massal. Menatap sepasang mata coklat yang indah dan berjanji sebuah hal konyol, dan entah kenapa saat itu begitu yakin bahwa hal yang dijanjikan akan dapat terlaksana. Entah karena memang ada keyakinan dalam diri ini, atau hanya bawaan hysteria yang terjadi setahun sekali itu. Entahlah, yang jelas, waktu menunjukkan semuanya. Menunjukkan bahwa aku, hanya makhluk lemah, yang bahkan tidak bisa membuat apa yang dijanjikan menjadi hal yang nyata. Dan kemudian, waktu pula lah, yang menyadarkanku, kekuasaan Tuhan itu Absolut.

Dan, saat kubandingkan dengan gegap gempita yang kurasakan semalam, di tengah hujan cahaya, teman-teman baru yang menyenangkan, serta sedikit kehangatan disana, apakah sebanding? Tidak, tidak bisa dikatakan sebanding. Maksudku bukan lebih baik atau lebih buruk. Ini sama sekali tidak dapat dibandingkan. Sama halnya seperti membandingkan Mangga kualitas terbaik dengan Jeruk kualitas terbaik. Ini berbeda. Keduanya sangat menyenangkan, tetapi berbeda.

Berbeda, karena memang memaknai semuanya berbeda. Dulu, terlalu muluk dan terlalu percaya diri, angkuh tepatnya, memandang diri terlalu tinggi, padahal intinya sama saja seperti manusia"yang lain. Egois dan penuh dengan diri sendiri. Sekarang, setelah mendapatkan teguran, kesenangan seperti ini menjadi berpuluh kali lipat. Menyenangkan dan membahagiakan. Intinya usaha untuk terus bersyukur. :)

Kemudian, aku pastikan, ini akan menjadi terakhir kalinya aku menyinggung-nyinggung masa laluku. Semuanya akan aku tutup, hingga tidak bersisa apapun. Bukan melupakan, hanya menindihnya dengan kenangan-kenangan baruku dengan orang lain, orang-orang terdekatku, sehingga nantinya tidak ada setitikpun berkas sinar kelam itu terlihat. 2011 benar-benar akan menjadi sebuah pelajaran, dan aku gak akan kembali ke sana.

Yang ku sebut dengan resolusi di sini, aku hanya ingin di 2012 nanti, aku akan mengusahakan menjadi orang yang lebih baik lagi, lebih disiplin lagi, terutama untuk masalah waktu, kemudian, memperbaiki pribadi menjadi lebih dewasa dalam berfikir maupun bersikap. Menjadi seorang Frisca yang sebenar-benarnya. Menjadi diri sendiri yang terbaik. Menjadi apa adanya setelah mengusahakan segala upaya untuk meraih yang terbaik. Karena aku yakin, aku berhak menjadi yang terbaik dari diriku, jika aku memang mengupayakan yang terbaik.

Yak, itu REVOLUSI yang akan aku lalui tahun ini, kalau kamu?