Laman

Menikmati Air Sebening Kaca di Pulau Lanjukang, Sulawesi Selatan

Pulau Lanjukang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Pulau Lanjukang, atau disebut juga pulau Lanyukang, atau Pulau Laccukang, merupakan pulau terluar yang berjarak 40 KM dari kota Makassar. Dapat ditempuh dengan kapal motor dengan lama perjalanan kurang lebih 4 jam. Pulau ini menjadi bagian dari Kabupaten Pangkajene Kepulauan di Sulawesi Selatan. Sebenarnya, akhir-akhir ini saya mulai jatuh cinta dengan provinsi Sulawesi Selatan dan beruntungnya bisa diberi kesempatan untuk menjelajahi beberapa pulaunya.

Tepat pertengahan bulan ini, saya mengajak teman-teman saya untuk berkunjung ke sana dalam rangka liburan. Kebetulan saya yang mengurus semuanya. Kami melakukan trip 4 hari 3 malam, dan bermalam di kapal. Tidak hanya pulau Lanjukang yang kami datangi. Kami juga berkunjung ke pulau Kapoposang, tetapi saya akan bercerita di postingan lain. Kali ini mari kita fokus ke pulau Lanjukang.

Waktu itu Lanjukang lagi ramah, cuacanya menyenangkan.
Luas pulau Lanjukang ini lebih dari 6 ha, dengan rataan terumbu karang yang mengelilingi seluas 11 ha. Pulau ini memiliki tempat tersendiri di hati saya. Selain karena air laut yang super jernih dan terumbu karangnya yang luar biasa indah, Pulau Lanjukang juga memiliki pemandangan daratan yang memesona. Pulau dengan gugusan pasir putih luas menghampar ini benar-benar membuat saya jatuh cinta.

Di jalan menuju perkampungan pulau
 Pulau ini memiliki penduduk tidak lebih dari 600 orang yang pekerjaan utamanya adalah nelayan. Tidak dilengkapi dermaga untuk sandar kapal, namun ketika musim angina Barat usai, pasir dari pulau ini akan memanjang ke laut dan membentuk semacam teluk yang membuat kapal-kapal bisa bersandar dengan nyaman. Seperti kami, malam itu tidur dengan sangat nyaman, meskipun di luar sana laut sedang bergejolak.

Pantai Pulau Lanjukang.
Butiran Pasir Pulau Lanjukang

Saya baru 3 kali datang ke pulau ini dan tidak melihat adanya fasilitas pendidikan dan kesehatan. Instalasi listrik dengan 2 buah generator hanya beroperasi antara pukul 17.30-21.00 WITA. Terdapat sebuah sumur air payau di bagian tengah pulau untuk keperluan sehari-hari. Untuk minumnya, mereka biasanya mengumpulkan air hujan, atau mengambil dari pulau terdekat yang memiliki air tawar.

Mungkin, karena pulau Lanjukang ini merupakan pulau terluar, ada sebuah mercusuar di sana. Yang masih berfungsi dengan baik. Saya pernah coba menaikinya dan pemandangan dari atas, benar-benar luar biasa. Saya bisa melihat perubahan gradasi warna laut dan bercak-bercak hitam yang merupkan terumbunya.

Keindahan bawah air pulau Lanjukang
Terumbu Karang yang sehat dengan ekosistem yang bagus.
Bagi saya, Pulau Lanjukang sangat cocok untuk siapapun yang ingin menikmati bawah laut, tanpa mengesampingkan daratan pulaunya. Sangat bagus digunakan untuk tambah-tambah koleksi foto cantik atau cakep ala-ala selebritis di Maldives. Karena saya berani bertaruh, pemandangan Pulau ini tidak kalah menarik dengan pemandangan di sana. Just saying. :p